بسم الله الرحمن الرحيم
Tampilkan postingan dengan label fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiqih. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Agustus 2018


KENALI NAJIS DAN CARA MEMBERSIHKANNYA 1
Najis adalah suatu istilah yang tidak asing dalam islam. Najis merupakansuatu kata untuk mengungkapkan sesuatu yang jelek dan kotor lagi harus dijauhi. Dalam islam sendiri najis dibagi dua, najis maknawi (abstrak) dan najis khissi (materiil). Dan yang paling wajib dimengerti dan dijauhi sekaligus disucikan adalah najis maknawi, oleh karena itu sebelum kita membahas najis khissi, pada edisi kali ini kita sajikan dengan ringkas pembahasan najis maknawi, semoga bermanfaat.

Rabu, 08 Agustus 2018

KEBERSIHAN CIRI ISLAM


KEBERSIHAN CIRI ISLAM
Agama islam adalah agama yang paling peduli dengan kebersihan, banyak sekali perintah dan anjuran dalam syareat kita yang mengarahkan agar kita cinta kebersihan dan kesucian, diantaranya adalah firman Allah :
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
“Sesunguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” [Q.S. Al-Baqarah : 222]

Selasa, 16 Februari 2016

HUKUM SHOLAT JUM'AT 2

AYO JUM’ATAN

Pada edisi sebelumnya telah kita bahas seputar wajibnya menghadiri sholat jum’at bagi laki-laki merdeka, baligh, sehat dan tidak sedang safar beserta akibat orang yang menyepelekannya. Maka dengan izin Allah kita akan melanjutkan pembahasan tentang adab-adab hari jum’at dan menghadiri sholat jum’at. Selamat menuntut ilmu !

HUKUM SHOLAT JUM'AT 1

KEWAJIBAN YANG DISEPELEKAN
Salah satu ibadah wajib yang mulai disepelekan kaum muslimin dewasa ini adalah sholat jumat. Terlambat atau bahkan tidak menghadirinya seperti sudah membudaya pada kebanyakan kaum muslimin. Padahal ibadah rutin mingguan kaum muslimin ini sangat urgen pada syareat agama islam. Oleh karena itu dengan izin Allah kita akan sedikit membahas fiqih seputar hukum menghadiri sholat jum’at dan hal yang terkait dengannya, agar kita faham dan tidak menyepelekan ibadah yang satu ini. Selamat menuntut ilmu.

Selasa, 19 Mei 2015

ZINA BERBAYAR

ZINA BERBAYAR

Beberapa waktu lalu marak diperbincangkan di media tentang sebuah perbuatan keji yang sangat dilarang dalam islam. Ya ... perzinaan berbayar via on-line yang telah merebak di jagat negeri ini. Bahkan perbuatan haram ini seperti sudah menjadi trend dan gaya hidup masa kini –naudzu billah-. Virus ini begitu cepat menjamur. Mulai dari kalangan atas yang bertarifkan puluhan hingga ratusan juta, hingga golongan menengah kebawah pun ikut terjangkit virus laknat ini. Sungguh benar sabda nabi kita –shallallahu ‘alaihi wasallam-
لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ
“Sungguh akan ada kelak pada umatku sekelompok kaum yang menghalalkan perzinaan, sutra (untuk laki-laki), khomer dan alat-alat musik.” [1]
Maka pada kesempatan ini kami –dengan pertolongan Allah- berusaha ikut berkontribusi untuk menangkal perbuatan bejat ini menjangkiti masyarakat kita dengan bersenjatakan dalil-dalil syar’i.

MENJEMPUT REZEKI

MENJEMPUT REZEKI
Termasuk kesempurnaan Allah adalah luasnya rahmat-Nya kepada seluruh makhluknya serta Maha kayanya Ia, hal ini terbukti dengan diberikannya jatah rezeki masing-masing individu makhluk Allah di dunia ini. Tidak ada satu makhluk-Nya pun yang tidak Ia berikan rizkinya, bahkan hewan sekalipun. Allah berfirman,
وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي اْلأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).” [QS. Hud: 6]
 Oleh karena itu islam begitu ketat mengatur tata cara mencari rizki atau lebih tepatnya menjemput rizki. Maka sajian singkat berikut akan dibahas beberapa hal yang harus kita ketahui tatkala menjemput rizki, selamat menuntut ilmu.

Rabu, 19 Februari 2014

Kisah Nabi Sulaiman -‘alaihissalam-



Dahulu hidup seorang raja adil bijaksana yang sangat perhatian dengan agamanya. Ia termasuk hamba Allah yang bertauhid lagi taat. Bahkan beliau dengan semangat pantang menyerah terus berdakwah menyadarkan manusia, bahwa kewajiban mereka yang paling utama adalah meng-esakan sesembahan mereka Allah dan tidak menduakan-Nya (atau dalam kamus arab disebut dengan berbuat kesyirikan – naudzubillah min dzalik-). Raja yang sepesial ini bernama Sulaiman putra Nabi Daud ‘alaihissalam penguasa bumi Palestina.

Selasa, 11 Februari 2014

CINCIN

CINCIN
Benda kecil yang biasa melingkar dijemari yang biasa disebut cincin sudah menjadi trend masa kini, hampir semua orang menghiasi jari mereka dengannya,  tua muda pria wanita, hampir semuanya memakai cincin.
Saking sempurnanya agama kita, perkara yang tergolong sepele inipun tak luput dari pembahasan syareat yang mulia ini. Lalu bagaimana detail hal tersebut ? untuk mengetahui jawabnya silahkan menikmati sedikit sajian kami berikut, selamat membaca

JIKA HUJAN DATANG

JIKA HUJAN DATANG
Mungkin sebagian orang menganggap hujan hanya peristiwa alam yang biasa terjadi, siklus alam yang terus berputar. Sebagian mereka berkata : ‘Jelas hujan lah .. ! inikan emang musim hujan’...’Deg’ .... Pahamkah kita bahwa perkataan tadi atau perkataan yang semisal ternyata adalah salah satu bentuk kufur nikmat ?! Mengingkari nikmat pemberian Alloh ?! Hadits berikut sebagai saksinya :
عَنِ ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَ مُطِرَ النَّاسُ عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « أَصْبَحَ مِنَ النَّاسِ شَاكِرٌ وَمِنْهُمْ كَافِرٌ قَالُوا هَذِهِ رَحْمَةُ اللَّهِ. وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَقَدْ صَدَقَ نَوْءُ كَذَا وَكَذَا ». قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ (فَلاَ أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ) حَتَّى بَلَغَ (وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ)
“Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhuma, ia berkata: suatu ketika turun hujan pada masa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, maka Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘Atas hujan ini, ada manusia yang bersyukur dan ada yang kufur nikmat. Orang yang bersyukur berkata: ‘Ini adalah rahmat Allah’. Orang yang kufur nikmat berkata: ‘telah benar bintang ini dan bintang itu’. Berkata Ibnu Abbas : ‘maka turunlah ayat :  “Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang” - (sampai ayat) -  “Dan kalian (mengganti) rezqi (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah)”
[HR. Muslim, no.243]
Oleh karena itu pada kesempatan ini, sedikit kita akan sajikan bahasan ringan berkaitan dengan hujan

Jumat, 12 Juli 2013

POTRET SALAF DI BULAN YANG PALING MULIA

بسم الله الرحمن الرحيم
POTRET SALAF DI BULAN YANG PALING MULIA
Tidak samar lagi bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Curahan pahala Allah ta’ala sediakan pada bulan ini, ditambah dengan derasnya ampunan-Nya ta’ala menambah agungnya kedudukan bulan yang mulia ini. Tidak heran bila kaum salaf menjadikan bulan yang penuh berkah ini sebagai musim ibadah dan panen pahala. Abu Bakar al Balkhi berkata :

Rabu, 10 Juli 2013

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

Segala puji hanya milik Alloh, Dzat yang telah mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadhan. Sholawat dan salam kita haturkan untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah mengajarkan bagaimana seharusnya kita bersikap kepada bulan Ramadhan. Bulan yang mulia, bulan ampunan, bulan yang ditunggu-tunggu kedatangannya oleh setiap muslim. Maka pada kesempatan yang mulia ini – dengan izin Alloh- sedikit kita akan membahas keutamaan bulan puasa dan keutamaan puasa Ramadhan. Selamat membaca.

Rabu, 08 Mei 2013

Bakti Seorang Imam


Abu yusuf –murid senior abu hanifah – menceritakan

Sabtu, 04 Mei 2013

PASAR


‘Pasar’ sebuah kata yang tak asing di telinga, hampir setiap hari kita dengar, bahkan kita pun sering menyebut kata ini. Ya, berinteraksi dengan pasar adalah hal mutlaq yang hampir setiap hari kita lakukan, banyak hal dilakukan di sana. Maka alangkah baiknya, pada kesempatan kali ini kita bersama mempelajari hal-hal yang bersinggungan dengan pasar, tentunya dalam koridor ruang lingkup agama islam. Selamat membaca.

Rabu, 03 April 2013

ISLAM MELINDUNGI AKAL


ISLAM MELINDUNGI AKAL
Akal adalah anugrah berharga yang Alloh berikan kepada kita. Dengan akal yang sehat manusia mampu membedakan hal yang baik dan yang buruk, dengan akal derajat manusia mengungguli makhluk lainnya, dengan akal pula manusia bisa mengevaluasi suatu permasalahan. Karena pentingnya akal, agama islam sangat menjaganya agar tetap eksis memberikan kontribusi positif bagi umat manusia secara umum dan bagi agama islam secara khusus.

Sabtu, 30 Maret 2013

HUTANG

بسم الله الرحمن الرحيم



Manusia adalah makhluk sosial yang cenderung membutuhkan bantuan orang lain, tak terkecuali dalam masalah finansial. Kebutuhan yang mendesak acapkali mendorongnya untuk meminjam harta saudaranya demi menutup kekurangan yang ada, atau dalam istilah populernya disebut dengan “hutang
Maka sedikit disini kami –dengan izin Alloh- akan membahas permasalahan yang satu ini, selamat membaca.

Jumat, 29 Maret 2013

SAFAR

بسم الله الرحمن الرحيم



Bepergian atau dalam istilah populer dikenal dengan nama “Safar “, adalah sebuah aktivitas yang tidak mungkin dipisahkan dari kehidupan kita. Oleh karena itu, Islam sebagai agama yang sempurna dan paripurna telah mengatur hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas yang satu ini. Untuk itu sedikit pada kesempatan kali ini kita akan menyelami bersama masalah safar

Jumat, 21 September 2012

BILA TERKENA NAJIS

بسم الله الرحمن الرحيم

Islam adalah agama yang telah sempurna dan paripurna, semua sendi kehidupan telah disentuh oleh syareat islam, salah satunya adalah masalah kebersihan. Bila badan kita, pakaian kita atau hal lainnya terkena benda-benda najis yang nota bene sebagai seorang muslim kita harus mensucikannya. Islam-pun datang dengan tata cara mensucikannya. Bertolak dari situ maka pada edisi kali ini kita akan membahas hal tersebut (semampu kami). Selamat menuntut ilmu.

Rabu, 05 September 2012

BENDA – BENDA NAJIS DI SEKITAR KITA



PENTINGNYA PEMBAHASAN INI
Pembahasan ini sangatlah penting. Karena sangat banyak kaum muslimin yang tidak mempedulikan hal ini, padahal salah satu syarat diterimanya sholat apabila ia telah suci (baik badan, pakaian maupun tempat) dari najis. Selain itu benda najis bila tidak dibersihkan merupakan salah satu penyebab adzab kubur. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda :
إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لَا يَسْتَتِرُ مِنْ الْبَوْلِ وَأَمَّا الْآخَرُ فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ
”Sungguh keduanya sedang disiksa. Mereka disiksa bukan karena perkara besar (dalam pandangan keduanya). Salah satu dari dua orang ini, tidak menjaga diri dari kencing (semasa hidupnya). Sedangkan yang satunya lagi, dia berkeliling menebar adu domba.” [HR. Bukhori no. 6052]
Maka pada kesempatan kali ini kita akan bersama mempelajarinya dalam tulisan yang ringkas ini.

Senin, 03 September 2012

BERIBADAH TIDAK KENAL MUSIM

Alhamdulillahi robbil ‘alamin wassolatu wassalam ‘ala asyrofil mursalin nabiyyina mukhammad, waba’du
Suatu ketika :
سُئِلَ الشّبلِيّ : أَيُّهُمَا أَفْضَلُ رَجَب أَوْ شَعْباَن؟ فَقَالَ: كُنْ رَبَّانِياًّ، وَلاَ تَكُنْ شَعْباَنِياًّ وَلاَ رَجَبِياًّ
Asy Syibliy pernah ditanya, ”Bulan manakah yang lebih utama, Rajab ataukah Sya’ban?”

Kamis, 03 November 2011

Hukum Puasa Sunnah pada Hari Sabtu


Sebagaian kalangan ada yang mempermasalahkan berpuasa pada hari Sabtu. Terutama jika puasa Arofah, puasa Asyuro atau puasa Syawal bertepatan dengan hari Sabtu. Apakah boleh berpuasa ketika itu? Semoga pembahasan berikut bisa menjawab keraguan yang ada.
Larangan Puasa Hari Sabtu
Mengenai larangan berpuasa pada hari Sabtu disebutkan dalam hadits,
لاَ تَصُومُوا يَوْمَ السَّبْتِ إِلاَّ فِيمَا افْتُرِضَ عَلَيْكُمْ
“Janganlah engkau berpuasa pada hari Sabtu kecuali puasa yang diwajibkan bagi kalian.”[1] Abu Daud mengatakan bahwa hadits ini mansukh (telah dihapus). Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits inihasan.
Beberapa Puasa Ada yang Dilakukan pada Hari Sabtu
Pertama: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sering melakukan puasa pada hari Sabtu dan Ahad.
Dari Ummu Salamah, ia berkata,
كان أكثر صومه السبت و الأحد و يقول : هما يوما عيد المشركين فأحب أن أخالفهم
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak berpuasa pada hari Sabtu dan Ahad.” Beliau pun berkata, “Kedua hari tersebut adalah hari raya orang musyrik, sehingga aku pun senang menyelisihi mereka.”[2]
Kedua: Boleh berpuasa pada Hari Jum’at dan Sabtu.